Dampak Pertumbuhan Penduduk terhadap Lingkungan di Kabupaten Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v2i5.370Keywords:
Population growth, environmental impact, Tangerang Regency, land conversion, environmental carrying capacityAbstract
This research discusses the environmental impacts caused by uncontrolled population growth in Tangerang Regency, Banten Province, which serves as a buffer zone for the Jakarta metropolitan area. The study aims to analyze five main aspects: population growth dynamics, impacts on water resources and river pollution, land conversion and loss of green cover, air quality deterioration and waste management problems, as well as policy evaluation based on environmental carrying capacity. The method used is a qualitative descriptive approach through literature review and secondary data analysis. The findings reveal that the population growth rate reaches 2.8 percent per year, dominated by migration of tens of thousands of people annually, leading to uneven population density ranging from 1,340 to 9,614 people per square kilometer. Consequently, Tangerang Regency experiences land subsidence, river pollution in Ciujung and Cisadane, conversion of approximately 700 hectares of rice fields per year, high rates of acute respiratory infections due to poor air quality, and an overcapacity final disposal site at Rawa Kucing. This research recommends spatial planning reform, green infrastructure development, and sustainable waste management based on environmental carrying capacity.
Downloads
References
Aulia, D. R. (2024). TPA Rawa Kucing kelebihan kapasitas, Pemkab Tangerang siapkan solusi darurat. Kompas.com. https://megapolitan.kompas.com
Azaria, V. P., Bela, P. A., & Deliyanto, B. (2020). Studi kelayakan perumahan bersubsidi penunjang kawasan industri (Lokasi: Saga, Balaraja, Kabupaten Tangerang). Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 2(2), 2589. https://doi.org/10.24912/stupa.v2i2.8871
DetikNews. (2023). Banjir bandang rendam ribuan rumah di Kabupaten Tangerang. Detik.com. https://news.detik.com
Elfariyani, N. R. (2022). Dampak kepadatan penduduk terhadap potensi pencemaran lingkungan di wilayah Kecamatan Ciputat Timur - Tangerang Selatan [Skripsi]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Fajar, M. (2024). Kualitas udara di Tangerang Selatan dan Tangerang kabupaten tidak sehat. Republika.co.id. https://republika.co.id
Fauran, I. (2020). Evaluasi kesesuaian lahan industri di Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang [Skripsi]. Universitas Pasundan. http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/3045
Hardati, P., & Setyowati, D. L. (2020). Population growth in the Upper Garang Watershed Semarang Regency, Central Java Province, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 256(1), 012032.
Hidayati, N., Putra, A., Dewita, M., & Framujiastri, N. E. (2020). Dampak dinamika kependudukan terhadap lingkungan. Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan, 1(2), 80–89.
Herlambang, A. (2025). Pencemaran air dan strategi penanggulangannya. Jurnal Air Indonesia, 2(1).
Kementerian PPN. (2020). Pedoman teknis penyusunan rencana aksi - Edisi II Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs). Kementerian PPN.
Listyawati, H. (2020). Kegagalan pengendalian alih fungsi tanah dalam perspektif penatagunaan tanah di Indonesia. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 22(1), 37. https://doi.org/10.22146/jmh.16207
Muttaqin, A. (2023, November 28). Lahan sawah di Kabupaten Tangerang terus tergerus konversi perumahan. Tempo.co. https://nasional.tempo.co
Pemkab Tangerang. (2021). Perumahan dongkrak pertumbuhan investasi dan ekonomi baru di Tangerang. Website Resmi Pemerintah Kabupaten Tangerang. https://tangerangkab.go.id/detail-konten/show-berita/4965
Sutaryono, & Asih Retno Dewi. (2020). Perkembangan permukiman dan pembangunan wilayah di Indonesia (Su Ritohardoyo, R. Rijanta, & M. Baiquni, Ed.). Badan Penerbit Fakultas Geografi.
Wahyu Ramadhan, W. R., & Moh. Balya Ali Sya'ban. (2024). Dampak pembangunan perumahan terhadap perubahan kondisi lingkungan di Desa Palasari Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan Dan Pembangunan, 25(01), 52–62. https://doi.org/10.21009/plpb.v25i01.40657
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amalia Zahra Khairani, Silvia Kamelia Hermawati, Akrom Akrom (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









